SEJARAH ALKO

Print

ALKO Bandung  merupakan salah satu klub bola voli amatir tertua di Jawa Barat.  Klub ini lahir ketika perkumpulan bola voli SIRNA GALIH bubar pada tahun 1976. Saat itu beberapa pengurus, pendiri dan pembina, diantaranya Ronny SA., Arthur Tobing, Gugi Gustaman, Endang Bagio, Bambang Ruhiyat dan memproklamirkan berdirinya ALKO. Nama ALKO sendiri merupakan singkatan dari “Alat Komunikasi Olah Raga”.

Di masa awalnya, klub bola voli ALKO sempat bekerjasama dengan perusahan alat olah raga MOLTEN, sehingga pada waktu itu dikenal sebagai Klub Bola Voli MOLTEN ALKO. Dalam perjalanannya, MOLTEN ALKO menghadapi kendala dan hambatan finansial, sehingga ALKO kembali berjalan mandiri.

Dalam kemandiriannya, ALKO tetap eksis dalam pembinaan perbola-volian. Ini ditandai dengan diraihnya beberapa predikat juara  untuk tingkat regional. Disamping itu, ALKO tetap pula secara konsisten menyumbangkan atlet-atlet senior dan juniornya untuk memperkuat Jawa Barat maupun Nasional.

Pada saat diketuai oleh H. Moch. Sanusi, ALKO berhasil mengadakan Kejuaraan Piala ALKO yang merupakan kejuaraan bola voli Putri se-Jawa, pada tanggal 23 - 27 Februari 1992. Event ini menunjukkan eksistensi Klub Bola Voli ALKO Bandung yang tetap kokoh dalam kancah perbola-volian pada era tersebut.

Kemudian pada tanggal 1 Pebruari 1997, H. Iim Suryadiredja terpilih menjadi Ketua Umum ALKO Bandung menggantikan H. Moch. Sanusi. Pada masa kepengurusan ini, komitmen yang kuat dalam pembinaan dunia voli membawa ALKO menjalin hubungan kerjasama dengan TELKOM DIVISI REGIONAL III JAWA BARAT.  Dari kerjasama ini lahirlah SEKOLAH BOLA VOLI ALKO TELKOM  (SBVAT) pada tanggal 16 September 1998. Selain itu disepakati pula penggabungan nama menjadi Klub Bola Voli ALKO TELKOM.

Pada

 

tahun 2003, kerjasama dengan PT Telkom berakhir. Kondisi ini tidak menjadikan ALKO berhenti dari komitmennya untuk terus melakukan pembinaan dalam bidang bola voli. Aktivitas proses latihan tetap berjalan meskipun dengan sarana penunjang yang secukupnya. Dalam kondisi seperti ini ALKO masih tetap berprestasi. Saat itu beberapa atletnya tetap mengisi dan memperkuat tim Junior Kota Bandung, Jawa Barat dan bahkan tingkat Nasional.

Di awal tahun 2005, ALKO melakukan pembentukan kepengurusan baru, dimana Hendra Ahyadi ST.MT. terpilih sebagai Ketua Umum ALKO. Kehadiran ketua baru ini kembali membawa semangat baru bagi Persatuan Bola Voli (PBV) ALKO untuk meningkatkan kinerja sebagai organisasi bola voli yang memiliki komitmen yang kuat terhadap pembinaan bola voli di daerah, regional maupun nasional. Beberapa langkah strategis telah ditetapkan.

Langkah-langkah optimal sebagai upaya nyata yang telah terlaksana diantaranya adalah Kejuaraan PSDA ALKO Cup 2007 yang merupakan kejuaran bola voli Junior memperebutkan Piala Gubernur Jabar. Kemudian untuk sarana latihan, saat ini telah sangat memadai yaitu berlokasi GOR (Gelanggang Olah Raga) Kosambi yang dikelola sendiri oleh ALKO. Berbagai prestasi tetap konsisten diraih oleh ALKO, baik lokal, regional maupun nasional. Tak hanya itu, atlet ALKO pun tetap terpilih mewakili Kota Bandung, Jawa Barat maupun Nasional.

(Oleh : M. Zoelni)

}